Bernadia Linggar Yekti Nugraheni: Puisi mengenang 7 tahun Reformasi

Wednesday, May 25, 2005

Puisi mengenang 7 tahun Reformasi

Tepat pada 21 Mei 2005 hari ini, tujuh tahun yang lalu, Suharto terjungkel dari kekuasaannya setelah didemo habis-habisan oleh mahasiswa dan diteriaki oleh seluruh anak bangsa yang sadar akan kelalilam pemerintahannya yang mendasarkan kepada dwifungsi ABRI melindas demokrasi dan menyebarkan budaya kkn yang menhancurkan ekonomi bangsa yang dampak negatifnya terasa sampai sekarang.
Puisi Taufiq ismail:12 Mei, 1998
mengenang Elang Mulya, Hery Hertanto, Hendriawan Lesmana dan Hafidhin Royan

Empat syuhada berangkat pada suatu malam,
gerimis air matatertahan di hari keesokan, telinga kami lekapkan ke
tanah kuburan dan simaklah itu sedu-sedan,

Mereka anak muda pengembara tiada sendiri, mengukir reformasi
karena jemu deformasi, dengarkan saban hari langkah
sahabat-sahabatmu beribu menderu-deru,

Kartu mahasiswa telah disimpan dan tas kuliah turun dari bahu.
Mestinya kalian jadi insinyur dan ekonom abad dua puluh satu,

Tapi malaikat telah mencatat indeks prestasi kalian tertinggi di
Trisakti bahkan di seluruh negeri, karena kalian berani
mengukir alfabet pertama dari kata reformasi-damai dengan
darah arteri sendiri,

Merah Putih yang setengah tiang ini, merunduk di bawah garang matahari,
tak mampu mengibarkan diri karena angin lama bersembunyi,

Tapi peluru logam telah kami patahkan dalam doa bersama,
dan kalian pahlawan bersih dari dendam,
karena jalan masih jauh dan kita perlukan peta dari Tuhan.

Suara yang menuntut agar Suharto diadili sejak tujuh tahun yang lampau itu masih terus terdengar terlebih lagi setelah tujuh tahun berlalu hal itu belum juga terjadi dan ditambah lagi dengan kecemasan bahwa suara itu akan dipeti-eskan oleh pemerintah yang ada sekarang di bawah Presiden SBY yang notabene adalah mantan bawahan Suharto dalam struktur kemiliteran yang menyebabkan rakyat kurang bisa diyakinkan bahwa SBY akan punya nyali untuk melaksanakan tuntutan reformasi yang sudah berlangsung sepanjang tujuh tahun ini.

1 Comments:

At 9:03 PM, Blogger SEKJEN PENA 98 said...

Disini ada cerita
Tentang kita yang mau berbagi cinta
Dengan sesama manusia
Disini ada cerita
Tantang kita yang menderita
Karena cinta pada manusia
Disini ada cerita
www.pena-98.com
www.adiannapitupulu.blogspot.com

 

Post a Comment

<< Home